BONE – Puluhan pemuda dan remaja yang sebelumnya dilaporkan nyaris terseret air bah di Sungai Waranie, Desa Usa, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, Kamis (28/5/2026) malam.

Sebelumnya, para korban panik saat air sungai tiba-tiba meluap deras dari arah hulu ketika mereka sedang mandi dan refreshing di lokasi tersebut.

Sebagian korban bahkan berlari menyelamatkan diri ke arah hutan hingga tersesat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Bone, M. Nur Fajar, mengatakan laporan pertama diterima pihaknya sekitar pukul 17.30 WITA.

Baca Juga:  Diduga Terpeleset, Petani di Bone Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Tim TRC BPBD Bone kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

“Tim TRC menerima laporan adanya warga yang terjebak air bah dan tersesat di gunung di Desa Usa, Kecamatan Palakka. Setelah dilakukan upaya evakuasi, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat pada pukul 19.00 WITA,” ujar M. Nur Fajar.

Dalam proses evakuasi, tim gabungan dari BPBD Bone, SAR, Polsek Palakka, Koramil, pemerintah setempat, dan warga melakukan penyisiran di area sungai hingga kawasan hutan tempat para korban diduga tersesat.

Baca Juga:  Terseret Arus Sungai, Petani di Bone Ditemukan Tak Bernyawa

Usai dievakuasi, seluruh korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Usa guna menjalani pemeriksaan kesehatan, dan mendapatkan penanganan medis.

Adapun 28 korban yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Nur Fadillah (21), Nur Faisah (11), Mutiara (24), Nur Sakila Putri (12), Wakia (10), Faidil (20), Muh Fahri (23), A. Reski (21), Alif (22), Aditia (19), Fadil (20), Alfasia (11), Ahmad Aufar (15), Andi Andra Saputra (16), Bayu (22), Arya Bahar (22), Ahmad Rhyu (17), Raja Irawan (16), Muh Fadli Ansa (17), Farel (16), Muh Gio Fardan (16), Dwiki (17), Muh Rafli (18), A. Muh Fahri (18), A. Naufal Atsir (17), Ramdani Wahid (18), A. Muh Alfatir (17), dan Adil (23).

Baca Juga:  Bersenggolan Saat Joget, Petani di Bone Tewas Ditikam