BONE — Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi, setelah hujan deras mengguyur sejak Kamis malam hingga dini hari.

Ketinggian air dilaporkan mencapai 0,5 hingga 2 meter di beberapa titik permukiman warga.

Berdasarkan data Basarnas, banjir kali ini menyebabkan dua warga meninggal dunia dan puluhan warga lainnya harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Naima (80), seorang lansia warga Lingkungan Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, serta Muh Arsyah (6), bocah asal Kelurahan Panyula.

Baca Juga:  Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria di Bone Tewas Gantung Diri

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal saat banjir merendam kawasan permukiman warga.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya menerima laporan banjir pada pukul 05.40 WITA dan langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi terdampak.

Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir di sejumlah titik.

Puluhan warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka terdiri dari lansia, bayi, balita, dan orang dewasa yang rumahnya terendam banjir.

Baca Juga:  Bawa Keranda Mayat, PMII Bone Beri Simbol Demokrasi Telah Pergi

Wilayah yang terdampak banjir meliputi Panyula, depan Polres Bone, Kelurahan Masumpu, Jalan Yos Sudarso, Lingkungan Lengkongnge, hingga Rompe.

Sejumlah akses jalan dilaporkan lumpuh akibat tingginya genangan air.

Pemerintah Kabupaten Bone bersama Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Damkar, Satpol PP, dan relawan masih melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi banjir guna mengantisipasi banjir susulan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. (**)