KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo, Dr Herman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan tersebut disampaikan melalui surat pengunduran diri yang ditandatangani pada 5 Juni 2026 saat dirinya tengah menunaikan ibadah haji di Makkah.
Langkah itu diambil sebagai bentuk komitmen menjaga netralitas dan integritas proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2026–2030. Diketahui, Herman telah didaftarkan oleh para pendukungnya sebagai bakal calon rektor pada 2 Juni 2026.
Dalam keterangannya, Herman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin UHO selama hampir satu tahun terakhir.
Selama masa kepemimpinannya, berbagai program pembenahan internal dan transformasi kelembagaan disebut telah dijalankan untuk memperkuat tata kelola universitas.
Herman menjelaskan, keputusannya maju dalam kontestasi Pilrek didorong oleh keinginan melanjutkan sejumlah program strategis yang telah dirintis selama menjabat. Menurutnya, UHO membutuhkan kesinambungan kebijakan agar berbagai capaian yang telah dibangun dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi kampus.
Ia juga mengajak anggota Senat yang memiliki pandangan dan visi serupa untuk terus menjaga semangat perubahan di lingkungan universitas. Menurutnya, budaya kerja yang transformatif, kolaboratif, dan kolegial harus dipertahankan demi kemajuan institusi pendidikan tersebut.
Dalam pesannya, Herman menegaskan pentingnya independensi seluruh anggota Senat maupun pimpinan kampus dalam menentukan pilihan selama proses pemilihan rektor berlangsung.
“Setiap keputusan kelembagaan harus mengedepankan kepentingan universitas, bukan kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.
Ia menilai pengunduran dirinya dari jabatan Plt Rektor merupakan langkah yang tepat untuk menghindari potensi konflik kepentingan dalam tahapan Pilrek.
Herman berharap seluruh proses pemilihan rektor dapat berlangsung secara adil, transparan, dan bermartabat. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika UHO menjaga suasana yang kondusif agar pesta demokrasi kampus tersebut berjalan lancar.
Menurutnya, Pilrek bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi momentum penting untuk menentukan arah dan masa depan Universitas Halu Oleo dalam beberapa tahun ke depan.

Tim Redaksi