KENDARI — Ancaman sarang tawon di kawasan permukiman warga BTN Multi Graha, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil ditangani Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendari, Sabtu malam (2/5/2026).

Laporan mengenai keberadaan sarang tawon pertama kali diterima pada pukul 21.10 WITA dari warga bernama Muh Arya Mansur melalui pesan WhatsApp.

Disebutkan, sarang tawon berada di atas pohon di sekitar rumah warga, dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  3 Hari Operasi Patuh 2024, Pelanggaran di Bone Didominasi Pengendara Tanpa Helm

Merespons laporan tersebut, Tim Operator Komunikasi Damkar Kota Kendari, segera mengerahkan satu unit tim rescue ke lokasi kejadian.

“Tim diberangkatkan pada pukul 21.15 WITA dan tiba di TKP sekitar pukul 21.30 WITA, setelah menempuh jarak kurang lebih 6,9 kilometer dari markas komando,” kata komandan regu penyelamatan peleton 1, Muh Sumarjan.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen dan menyiapkan peralatan evakuasi.

“Dengan menggunakan APD, tangga dan senter, proses penanganan dilakukan secara hati-hati guna meminimalkan risiko sengatan tawon,” jelasnya.

Baca Juga:  Terima SK Perpanjangan, Asmawa Tosepu Kembali Dipercaya Jabat Pj Wali Kota Kendari

Proses evakuasi sarang tawon berhasil diselesaikan pada pukul 22.15 WITA dalam kondisi aman dan terkendali.

Selama proses evakuasi berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah sehingga mendukung kelancaran operasi. Tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

Penanganan cepat tersebut membuat warga BTN Multi Graha kini dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman, dan nyaman.

Olehnya itu, Damkar Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya serupa, agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (**)

Baca Juga:  Rangkaian HUT ke-192 Kota Kendari, Jalan Sehat Berhadiah Mobil Digelar