BONE, TEROBOS.ID – Taman kanak-kanak (TK) PGRI Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar kegiatan pelepasan peserta didik tahun ajaran 2022/2023, Sabtu (17/6/2023) pagi.
Kegiatan tersebut digelar di aula SMA PGRI Watampone, kelurahan Macege, Tanete Riattang Barat, Bone, Sulsel.
Mengusung tema “Terbanglah tinggi gapai cita-citamu anakku doa kami akan selalu bersamamu”.
Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan pentas seni dan pembacaan ayat-ayat suci alquran dari murid taman kanak-kanak itu.
Kepala TK PGRI Hj Sumarni dalam sambutannya, mengucapkan selamat tinggal kepada para anak-anak yang telah menyelesaikan perjalanan mereka di tingkat TK dan siap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Perpisahan adalah momen penuh campuran emosi. Di satu sisi, kita merasa bangga melihat pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita. Mereka telah menunjukkan ketekunan, kecerdasan, dan dedikasih dalam proses belajar dan bermain mereka,” katanya.
Kendati demikian kata dia, di sisi lain dia juga merasa sedih karena akan merindukan kehadiran mereka dan keceriaan mereka dalam di sekolah itu.
“Terima kasih kepada tim guru yang telah memberikan segala upaya terbaiknya untuk membimbing, mendidik dan merawat anak-anak kita, dengan penuh kasih sayang. Dan terima kasih juga kepada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya kepada kami,” ucapnya.
Sumarni menyakini, jika fondasi (pendidikan) yang telah diberikan di TK tersebut akan memberikan landasan yang kuat bagi keberhasilan anak didiknya di masa depan.
“Mari kita bersama-sama memberikan doa yang tulus untuk para ananda kita. Semoga perjalanan mereka ke depan dipenuhi dengan kebahagiaan, keberhasilan dan prestasi yang gemilang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ulfa salah satu orang tua murid menyebutkan jika dirinya memuji dan bangga pada kegiatan belajar mengajar yang diterapkan di TK PGRI tersebut.
“Belajar di sekolah TK PGRI ini untuk anak sangat bagus. Selain pendidikan seperti biasanya, untuk bimbingan agama pun cukup bagus untuk usia dini, karena anak-anak diajarkan akhlak, cara wudhu yang benar, sholat dhuha dan anak pun banyak hafal doa-doa serta hadits,” sebutnya.
Ulfa pun berharap, kegiatan belajar mengajar di taman kanak-kanak tersebut ke depannya tetap terjaga, dan terus ditingkatkan. (Icuk)
Tim Redaksi