KENDARI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan tes urine bagi Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, Jalan Cempaka Putih, Kota Kendari, Jumat (17/1/2026), usai pelaksanaan Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra.
Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra membahas empat agenda strategis untuk program kerja tahun 2026. Agenda pertama adalah persiapan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Sultra yang akan digelar pada 31 Januari 2026.
Dalam Rakerprov tersebut akan dibahas program IMI Sultra Road to School yang fokus pada sosialisasi keselamatan berkendara (safety driving) serta tata cara berkendara secara berkelompok guna meningkatkan kepatuhan dan ketertiban berlalu lintas.
Agenda kedua adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXII, termasuk penetapan Technical Delegate serta pembentukan tim penjaring bakal calon Ketua IMI Sultra periode 2026–2031.
Agenda ketiga adalah rencana pelaksanaan event touring Ramadan pada Februari 2026 yang akan menyasar sejumlah kabupaten, antara lain Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, dan Bombana.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda silaturahmi serta berbagi berkah Ramadan ke pondok pesantren dan panti asuhan.
Sekretaris IMI Sultra, Astin Abus, dalam keterangannya menyampaikan, “pada Porprov tahun 2024 lalu satu-satunya IMI Se Indonesia yang mengadakan ajang Gymkhana atau Slalom di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra di Bau-Bau” imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa IMI Sultra telah menorehkan berbagai prestasi, di antaranya keberhasilan lolos Prapon menuju PON Papua dan PON Aceh–Sumatera Utara yang digelar di Sirkuit Sentul, Bogor, serta meraih juara satu balap motor Region D Sulawesi, Maluku, dan Papua selama tiga tahun berturut-turut dari 2020 hingga 2023.
Usai rapat pleno, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan pencerahan dari Kepala BNN Kota Kendari, Kombes Pol Widi Haryadi, serta pengambilan sampel tes urine bagi seluruh pengurus IMI Sultra.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol Widi Haryadi menjelaskan “betapa pentingnya melakukan pencegahan secara dini untuk menghindari terjadinya penambahan korban penggunaan narkotika, sebagaimana Sultra data tertinggi pengguna narkoba setelah Jakarta dan Sumatra Utara.”
Ketua Umum Kadin Provinsi Sultra sekaligus Ketua IMI Provinsi Sultra, Anton Timbang, mengatakan, “hari ini kita kembali melakukan sosialisasi dan tes urin kepada semua pengurus IMI Sultra sebagaimana kita telah melakukan hal yang sama kepada pengurus Kadin Kemarin” imbuhnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan agar pihaknya dapat mengetahui, dan memastikan bahwa semua pengurus Kadin dan pengurus IMI Sultra harus bersih dari narkoba.
Usai pemeriksaan, Kepala BNN Kota Kendari mengumumkan bahwa hasil tes urine seluruh pengurus IMI Sultra dinyatakan negatif narkoba. (**)

Tim Redaksi