KENDARI — Kasus penikaman yang terjadi di area parkiran tempat hiburan malam (THM) Exodus Kendari pada 5 Mei 2026 lalu, hingga kini belum juga terungkap.
Para terduga pelaku disebut masih bebas berkeliaran, dan belum diamankan aparat kepolisian.
Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 03.45 WITA itu mengakibatkan dua pria berinisial AN (28) dan AB (26) mengalami luka akibat serangan senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para terduga pelaku diduga masih berada di Kota Kendari dan beberapa kali terlihat di wilayah Baruga.
Kondisi tersebut membuat keluarga korban resah, sekaligus mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani perkara tersebut.
Salah seorang keluarga korban yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa lantaran hingga kini belum ada penangkapan terhadap pelaku, padahal insiden itu telah berlangsung hampir dua pekan.
“Sudah dari tanggal 5 Mei kejadiannya, tapi sampai sekarang pelaku belum juga ditangkap,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia juga mengaku masih kerap melihat tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni DN, PN, dan TP, berkeliaran bebas di kawasan Baruga.
“Sering saya lihat ketiga terduga pelaku masih berkeliaran di wilayah Baruga,” katanya.
Keluarga korban pun mendesak pihak kepolisian, agar segera bergerak cepat menangkap para pelaku, dan memberikan kepastian hukum atas kasus tersebut.
Mereka berharap proses hukum berjalan adil tanpa tebang pilih.
“Jangan pilih kasih, keadilan harus ditegakkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi para terduga pelaku.
“Nama-nama pelaku sudah kami identifikasi,” kata AKP Welli kepada wartawan. (**)

Tim Redaksi