KENDARI — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) resmi melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Tenggara bersama 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sultra di STIE 66 Kendari, Sabtu (16/5/2026).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, kepada Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Tenggara, Muhammad Mirad. Pada kesempatan yang sama, DPW Sultra juga melantik jajaran pengurus DPC Gekrafs di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Adapun DPC yang dilantik meliputi Kabupaten Kolaka, Konawe, Buton Selatan, Kolaka Timur, Muna, Bombana, Kota Kendari, Wakatobi, Muna Barat, dan Kolaka Utara.

Dalam sambutannya, Kawendra menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Anton Timbang Kembali Nahkodai Kadin Sultra 2026–2031, Siap Perkuat Hilirisasi hingga Program MBG

“Indonesia adalah negara pertama yang memiliki Kementerian Ekonomi Kreatif dan Hari Ekonomi Kreatif Nasional. Di Astacita Presiden Prabowo Subianto, ekonomi kreatif disebut dua kali. Pertama dalam konteks ekonomi kreatif, kemudian industri kreatif dalam konteks sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Kawendra, Sabtu (16/5/26).

Ia menilai keseriusan pemerintah juga tercermin dari dukungan anggaran yang disiapkan untuk pengembangan sektor tersebut.

“Artinya Presiden Prabowo saat ini memberikan perhatian yang luar biasa, termasuk menganggarkan Rp10 triliun pada tahun 2026 untuk pendanaan berbasis IP,” lanjutnya.

Baca Juga:  Langgar Disiplin, 2 ASN di Koltim Dipecat, 5 Orang Dapat Sanksi Berat dan Ringan

Kawendra turut mengutip pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terkait perubahan arah ekonomi global yang kini mulai bergerak dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif.

“Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan perekonomian di dunia dan Indonesia saat ini sedang shifting dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif. Sayangnya, literasi ekonomi kreatif di Indonesia masih terbatas,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Gekrafs hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman serta pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.

“Itulah alasan Gekrafs hadir bersama Gekrafs provinsi dan Gekrafs kabupaten/kota. Ini perjuangan bersama untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat, membuka peluang kerja baru, serta melahirkan pelaku-pelaku kreatif daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Bahan Peledak, 2 Babinsa Kodim Kendari Diganjar Penghargaan

Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Tenggara, Muhammad Mirad, menyampaikan komitmennya menjadikan Gekrafs sebagai wadah kolaborasi lintas sektor bagi pelaku ekonomi kreatif di Sultra.

Di sisi lain, Ketua OKK DPP Gekrafs, Arifin Ihsan Rismansyah, menyebut pelantikan serentak tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan jaringan ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis potensi lokal di masing-masing daerah.