BONE, TEROBOS.ID – DP (44), warga yang ber-KTP Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) tewas usai ditikam badik oleh pelaku inisial US (22), Minggu (10/7/2022) sore.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Kadai Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekitar pukul 15.30 Wita. Pelaku diketahui merupakan warga setempat.

Adapun motif pelaku menusuk korban dengan badik, diduga karena persoalan sakit hati. Karena korban tak kunjung memberikan gaji kepada pelaku, saat bekerja selama 2 bulan di Kaltim beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Polda Jatim Akan Usut Kasus Kekerasan Seksual di SMA SPI Malang

“Kronologis kejadian, pelaku bersama korban bertemu di rumah warga bernama Arman untuk makan siang. Setelah makan siang, pelaku dan korban keluar di teras rumah duduk. Kemudian pelaku langsung melempar korban dengan batu. Namun korban berhasil mengelak dan tidak mengenainya,” kata Kasubsi PIDM Humas Polres Bone, Ipda Rayendra Muchtar, melalui keterangan tertulisnya.

“Pelaku kemudian mencabut sebilah badik yang diselipkan di pinggangnya, lalu menghampiri korban namun dilerai dan dipegang (ditenangkan) oleh Arman. Tetapi pelaku berontak sehingga berhasil lepas, dan langsung menusuk korban sebanyak satu kali di bagian dada,” sambung Ipda Rayendra.

Baca Juga:  Berlumuran Darah, Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Konsel

Usai kejadian, korban dan pelaku meninggalkan TKP (tempat kejadian perkara).

“Setelah kejadian, korban sempat meninggalkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Namun sekitar 100 meter dari TKP, korban jatuh dari sepeda motor dan meninggal di tempat tersebut,” jelas Ipda Rayendra.

Untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Bone.

Sementara itu, Kepala Desa Kadai, Andi Hikmat Samad menuturkan bahwa kejadian tersebut diduga karena adanya persoalan lama.

Baca Juga:  Kanit Regident Polres Bone: Ayo Manfaatkan Pembebasan Tarif Pajak Progresif BBNKB II

“Pelaku sudah sekitar tiga tahun pulang dari Kaltim, sedangkan korban baru-baru datang untuk lebaran. Korban memang orang Mare yang sudah lama merantau. Mungkin ada masalahnya waktu sama–sama di Kalimantan,” kata Andi Hikmat kepada awak media, Senin (11/7/2022). (**)