KENDARI, TEROBOS.ID – Sebanyak 51 wartawan di Sulawesi Tenggara (Sultra) dari berbagai perusahan pers mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers bekerjasama dengan lembaga uji dari PWI, IJTI, dan Solopos yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (16/06/2022).
UKW tersebut akan berlangsung selama dua hari (16-17 Juni 2022).
Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, membuka sekaligus memberi sambutan pada acara UKW tersebut, mengatakan bahwa dengan semakin meningkatnya kualitas wartawan dan media sebagai platform yang menampilkan produknya, maka diharapkan pengaduan akan menurun.
Pria asal Jombang kelahiran 4 Oktober 1966 itu menyebutkan, bahwa Dewan Pers saat ini juga tidak hanya menunggu pengaduan, tapi proaktif untuk memperingatkan media yang menulis informasi tetapi mengabaikan etika jurnalistik, terutama berkaitan dengan norma susila dan seksualitas.
Tujuannya, ungkap Sapto, untuk menciptakan informasi yang lebih sehat di masyarakat.
Olehnya itu, mantan jurnalis detikcom itu berharap agar wartawan di Sulawesi Tenggara yang ikut pada UKW tersebut, akan mendapat hasil yang maksimal dan menjadi jurnalis yang berkompeten, serta semakin berkualitas dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistik.
“Kami harap setelah UKW yang diuji oleh tenaga-tenaga penguji profesional dari IJTI, PWI, dan Solopos, akan membuat para wartawan dari provinsi ini semakin berkualitas dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistik,” papar Sapto Anggoro.
“Saya yakin kawan – kawan jurnalis dari Provinsi Sulawesi Tenggara ini akan mendapat hasil yang maksimal dalam UKW ini, dan menjadi jurnalis yang berkompeten,” tambahnya.
Sementara itu, dalam pembukaan UKW tersebut hadir pula Ketua PWI Sultra Sardjono, Kabid Organisasi IJTI, M Jazuli, Kabid Informasi Keterbukaan Publik Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir dan perwakilan lembaga uji Solopos, Suwarmin. (**)
Tim Redaksi