MAMASA, TEROBOS.ID — Pengurus Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten Mamasa bersama Pengurus Daerah TIDAR Sulawesi Barat menggelar pelatihan kaderisasi bagi generasi muda di Kabupaten Mamasa, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta mempersiapkan kader muda menghadapi dunia politik dan tantangan pembangunan daerah.
Pelatihan yang berlangsung di Hotel Sajojo, Mamasa, tersebut dihadiri Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mamasa, Yakub Tato, sebagai pemateri.
Sejumlah perwakilan organisasi sayap Partai Gerindra turut hadir, di antaranya Satria Muda Indonesia Mamasa, Gerindra Masa Depan (GMD), Laskar Gerindra, serta pengurus DPC Partai Gerindra dan organisasi lainnya.
Pembina TIDAR Mamasa, Andi Faridha Facri, mengatakan pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 tersebut merupakan pelaksanaan kedua kalinya di Mamasa.
Menurutnya, kaderisasi menjadi bagian penting untuk membentuk karakter dan menyiapkan generasi muda agar memiliki bekal sebelum terjun ke dunia politik maupun mengambil peran di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini bertujuan membentuk karakter kader-kader muda agar mereka bisa mempersiapkan diri ketika benar-benar terjun ke dunia politik nantinya,” ujar Andi Faridha.
Ia menjelaskan, sejumlah materi diberikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kewirausahaan, peranan perempuan, kepemimpinan, ke-TIDAR-an dan ke-Gerindra-an, hingga mekanisme persidangan.
Materi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman organisasi, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kadin Mamasa Tekankan Pentingnya Jiwa Wirausaha
Ketua Kadin Mamasa, Yakub Tato, yang hadir sebagai pemateri, menekankan pentingnya menanamkan jiwa kewirausahaan kepada generasi muda.
Menurut Yakub, kewirausahaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu didorong agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha.
“Materi kewirausahaan ini diberikan agar kader-kader TIDAR terlatih dalam berusaha. Mamasa ke depan membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong kemajuan daerah,” ungkap Yakub.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan jumlah pelaku usaha di Mamasa. Menurutnya, tumbuhnya wirausaha dapat menjadi salah satu indikator berkembangnya perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
TIDAR Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah TIDAR Sulawesi Barat, Awal Saiki, mengatakan kegiatan kaderisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan membangun kesadaran generasi muda mengenai peran strategis mereka dalam menentukan masa depan daerah maupun bangsa.
Ia menegaskan, pemuda tidak seharusnya hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, melainkan harus tampil sebagai pelopor perubahan, penggerak kreativitas, serta mitra masyarakat dalam menghadirkan gagasan dan tindakan nyata.
“Melalui kegiatan ini, TIDAR berupaya memperkuat semangat kebersamaan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta membangun kesadaran bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan daerah dan Indonesia,” kata Awal.
Menurutnya, kaderisasi juga menjadi sarana mempererat solidaritas antarpemuda, menanamkan nilai nasionalisme, serta mendorong lahirnya generasi yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Awal menambahkan, kemajuan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari kontribusi generasi mudanya. Dengan semangat persatuan dan tekad yang kuat, pemuda diharapkan mampu mengambil bagian dalam menciptakan perubahan positif sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Setinggi Gandang Dewata, Sekuat Tekad Pemuda” bukan sekadar slogan, melainkan seruan bagi seluruh generasi muda untuk terus bergerak, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi Sulawesi Barat serta Indonesia, khususnya Kabupaten Mamasa,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, TIDAR Mamasa berharap para peserta dapat mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan membangun kesiapan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari organisasi, kewirausahaan, hingga pembangunan daerah.
Sekadar informasi, Tunas Indonesia Raya (TIDAR) merupakan salah satu organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang bergerak di bidang kepemudaan.
Organisasi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas diri, membangun kepemimpinan, serta mempersiapkan kader muda untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (JUPRAN)

Tim Redaksi