BOMBANA, TEROBOS.ID – Perusahaan PT Bukit Makmur Resource (BMR) yang bergerak di bidang pemurnian nikel, yang beroperasi di Desa Mapila Kecamatan Kabaena Utara Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencetus program ‘Kabaena Pintar’.

Supervisor Comumunity Development, Rosnita menjelaskan, bahwa ‘Kabaena Pintar’ adalah sebuah program dari PT BMR untuk mencerdaskan anak-anak dan masyarakat di sekitar perusahaan, khususnya di bidang komputer.

Program tersebut, kata Rosnita, menyasar anak sekolah mulai tingkatan SD, SMP hingga SMA.

Bahkan pemuda dan pemudi desa yang putus sekolah di empat Desa yakni Desa Mapila, Sangia Makmur, Tedubara dan Wumbulasa, juga disasar.

Baca Juga:  Kembali Jadi Tuan Rumah Setelah 30 Tahun: Mahacala UHO Usung Isu Lingkungan di TWKM ke-35

Rosnita menjelaskan, saat ini ada empat kelas yang dibuka dalam program itu, yakni dua kelas untuk tingkat SMP dan dua kelas untuk umum.

“Awalnya hanya satu kelas, dan Alhamdulillah sekarang ini terus berlanjut bahkan sudah 4 kelas. Jadi dua kelas khusus untuk siswa SMP dan dua kelas untuk guru-guru SD, guru SMP, aparat desa dan para tamatan SMA”, jelas Rosnita, Minggu (27/11/2022).

Program ini sudah berjalan sejak bulan Oktober 2021 lalu, dan rencananya akan terus berlanjut guna membentuk dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) agar siap kerja.

Baca Juga:  LMC Sultra Desak Kompolnas Usut Sikap Arogansi Oknum Polisi Saat Bubarkan Demonstran

“Karena anak-anak sekolah di sini masih banyak yang belum paham dengan penggunaan komputer, sehingga kami bertekad untuk melatih mereka sebagai wujud kepedulian kami terhadap pendidikan masyarakat di sekitar perusahaan,” imbuh Rusnita.

Dikatakannya, kelas komputer merupakan tahap awal dari realisasi program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan yang telah dicanangkan PT BMR.

Rusnita menambahkan, ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan program pendidikan tersebut.

“Jadi tidak hanya mata pelajaran komputer saja, kami juga akan membuka mata pelajaran lain, seperti bahasa inggris. Bahkan akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan program ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Serahkan Bantuan kepada Pelaku UMKM, Ini Harapan Walikota Kendari

Dengan adanya program ini, pihak PT BMR berharap anak-anak maupun masyarakat di sekitar perusahaan bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan, sehingga ke depan tidak menutup kemungkinan mereka bisa direkrut menjadi karyawan.

Sebagai informasi, PT BMR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemurnian nikel, dan saat ini sedang membangun pabrik di Desa Mapila Kecamatan Kabaena Utara Kabupaten Bombana. (**)