BONE – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone menegaskan, bahwa daerahnya memiliki kedudukan yang sama dengan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Bone, Asiswa Karim, saat menggelar konferensi pers di Aula Kantor KONI Bone, Stadion La Patau, Watampone, Kamis (5/11/2026).
Asiswa menepis anggapan yang menyebut bahwa Kabupaten Bone hanya berperan membantu Wajo, dalam penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Saya tidak sependapat jika Bone dikatakan hanya membantu Wajo. Bone memiliki kedudukan yang sama sebagai tuan rumah,” tegas Asiswa.
Menurutnya, perubahan skema penyelenggaraan dari satu daerah menjadi dua kabupaten harus dipandang sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Kata dia, kedua daerah memiliki peran penting dalam menyukseskan ajang olahraga yang digelar setiap empat tahun sekali itu.
Tak hanya fokus pada kesuksesan penyelenggaraan, KONI Bone juga memasang target ambisius dalam perburuan medali.
Kontingen Bone ditargetkan mampu membawa pulang total 245 medali, dengan rincian 92 medali emas.
Target tersebut akan diperjuangkan melalui kekuatan 762 atlet yang didukung 386 pendamping, terdiri dari pelatih dan official.
“Target 92 medali emas ini merupakan hasil evaluasi dan persiapan yang telah kami lakukan bersama. Kami optimistis para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-14 November 2026 dengan Kabupaten Bone dan Wajo sebagai tuan rumah bersama.
Dari total 45 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebanyak 24 cabang olahraga akan digelar di Kabupaten Bone, sementara 21 cabang lainnya berlangsung di Kabupaten Wajo.
Pembukaan Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026) pukul 13.00 WITA di Stadion Lapatau Matannatikka, Kabupaten Bone.
Dalam konferensi pers tersebut, Asiswa didampingi koordinator humas PORPROV Bone, Barham Bahtiar, jajaran pengurus KONI, serta sejumlah insan pers di Kabupaten Bone.
KONI Bone juga mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov XVIII Sulsel 2026.
Asiswa berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga nama baik Kabupaten Bone, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif selama berlangsungnya kompetisi.
“Sebagai tuan rumah, mari kita bersama-sama menjaga nama baik Kabupaten Bone dengan memberikan dukungan penuh agar PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026 berjalan sukses, baik dalam penyelenggaraan maupun prestasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan PORPROV bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun KONI, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan demikian, Bone diharapkan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mencatatkan prestasi membanggakan melalui raihan medali yang telah ditargetkan. (**)

Tim Redaksi