CILEGON, TEROBOS.ID – Sebuah insiden menegangkan menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore.

Kapal yang mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan tersebut dilaporkan mengalami kebakaran hebat saat hendak bersandar.

Beruntung, berkat aksi cepat tim SAR gabungan, seluruh 420 penumpang dan 40 kru kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meski beberapa penumpang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka ringan dan sesak napas akibat menghirup asap tebal.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada pukul 14.52 WIB menuju Pelabuhan Merak dengan mengangkut 420 penumpang serta 89 unit kendaraan.

Petaka mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat posisi kapal sudah sangat dekat dan hendak melakukan olah gerak untuk bersandar di Dermaga VI (Dermaga Eksekutif) Pelabuhan Merak—atau sekitar 700 meter dari pulau Merak Besar—kepulan asap hitam pekat tiba-tiba membubung tinggi dari arah buritan kapal.

Baca Juga:  Rumah di Bone Terbakar Tengah Malam, Lansia Luka Bakar

Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan bahwa percikan api pertama kali terdeteksi di bagian dek atas yang digunakan untuk area parkir kendaraan kecil. Kebakaran ini sempat memicu kepanikan di atas kapal, dengan sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara ledakan dari arah dek kendaraan dekat cerobong mesin bawah sebelum asap tebal mulai mengepung ruang penumpang.

Evakuasi Massal yang Menegangkan

Melihat situasi yang membahayakan, nakhoda segera mengirimkan sinyal darurat kepada Vessel Traffic Service (VTS) Merak. Proses evakuasi massal langsung dilakukan menggunakan tangga darurat geladak, perahu karet, hingga Rigid Inflatable Boat (RIB).

Baca Juga:  Korsleting Mesin Pertamini, Dugaan Penyebab Kebakaran di Koltim

Sebanyak 18 kapal, termasuk kapal penyeberangan lain dan perahu nelayan setempat, langsung dikerahkan mendekati lokasi untuk menyelamatkan para penumpang. Seluruh penumpang KMP Batumandi berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke KMP Royce 1 sekitar pukul 17.05 WIB, sebelum akhirnya dibawa ke daratan.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus berjibaku memadamkan api yang berkobar di badan kapal. Api baru benar-benar dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.02 WIB.

Kondisi Penumpang Terkini

Pihak Polda Banten bersama ASDP memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini. Sebanyak 11 orang penumpang yang mengalami luka ringan dan gangguan pernapasan langsung dievakuasi ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca Juga:  Dikira Boneka, Ternyata Mayat Tersangkut di Tepi Sungai

Bagi penumpang yang selamat, ASDP telah menyediakan posko penampungan sementara di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak serta memfasilitasi moda transportasi lanjutan bagi mereka yang ingin meneruskan perjalanan ke wilayah Jabodetabek.

Guna membantu para korban yang barang bawaan dan dokumen berharganya tertinggal di dalam kendaraan yang terbakar, Polda Banten juga telah membuka posko khusus untuk menerbitkan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) secara cepat.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai KMP Batumandi telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak berwenang bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih mendalami penyebab pasti dari munculnya api yang memicu kebakaran tersebut. (**)