BONE, TEROBOS.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto meninjau pengembangan Bandara Arung Palakka di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (8/5/2021).

Novie Riyanto tiba di bandara tersebut dengan menumpangi pesawat jenis King Air 350i, dan disambut Bupati Bone HA Fahsar M. Padjalangi, bersama Forkopimda Bone.

Bupati Bone menyebutkan, kehadiran Dirjen Perhubungan Udara di Bumi Arung Palakka memberikan keberkahan untuk Bone, khususnya pengembangan Bandara.

Baca Juga:  Gelar Bimtek, KPU Bone Siap Laksanakan Pilkada Serentak 2024

“Apalagi Kabupaten Bone merupakan daerah strategis untuk untuk pengembangan bandara. Karena Bone berada di antara sejumlah kabupaten di Sulsel yang jarak tempuhnya hanya satu jam perjalanan, seperti Soppeng, Sinjai, Wajo,” jelas Fahsar.

Apalagi, pemerintah daerah sudah melakukan pembebasan lahan warga untuk pengembangan Bandara.

“Kita sudah persiapkan lahan dan sudah ada pembebasan lahan diperuntukkan jalan baru masuk bandara,” katanya.

“Mohon bapak Dirjen memberikan perhatian kepada kami dengan membantu pengembangan Bandara,” tambahnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Kapolres Sinjai Berbagi ke Warga Kurang Mampu

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI Novie Riyanto menuturkan kehadirannya di Bone untuk melihat langsung kebutuhan Bandara.

“Insya Allah, apa yang kita lakukan ini bisa memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

“Apa yang kita cita-citakan perpanjangan runway 1600 meter sehingga bisa gunakan ATR dan tetap safety,” sambungnya.

Novie Riyanto tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bone yang pro aktif.

“Insya Allah, aset yang kita punya ini bisa berkembang,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Berharap Roda Ekonomi Tetap Berjalan di Tengah Penanganan Wabah Covid-19

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi juga pernah meninjau dan mengecek langsung kondisi dalam rangka pengembangan runway Bandara Arung Palakka. (**)