ENREKANG, TEROBOS.ID – Personel Polres Enrekang menggelar shalat gaib untuk 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Selat Bali. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Nurul Amanah Mapolres Enrekang, Rabu (28/04/21).

“Keluarga besar Polres Enrekang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Sholat gaib ini bertujuan agar semua dosa mereka diampuni, dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah. Serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya,” kata Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya.

Baca Juga:  Capai Omzet Rp27 T, Kominfo Take Down Aplikasi Judi Slot Higgs Domino Island

Andi Sinjaya mengungkapkan, tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 telah membuat keprihatinan semua pihak termasuk jajaran Polres Enrekang.

Seluruh personel Polres Enrekang, juga mendoakan agar keluarga korban diberikan keikhlasan, kekuatan dan kesabaran.

“Sholat gaib tidak hanya digelar di Polres Enrekang, tetapi juga dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polsek Polres Enrekang,” ungkapnya.

“Kami juga mendoakan, agar seluruh petugas yang sedang melaksanakan pencarian senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran,” kata Kapolres yang bergelar doktor alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Baca Juga:  Ditresnarkoba Polda Sultra Bekuk Pengedar Sabu Sistem Tempel

KRI Nanggala-402 Tenggelam

Sebelumnya, kapal selam buatan Jerman itu dilaporkan hilang kontak pada Rabu (22/4/2021) dini hari, saat melakukan latihan peluncuran torpedo di perairan utara Pulau Bali.

Setelah empat hari pencarian, kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan terdeteksi pada kedalaman 838 meter.

Berdasarkan citra bawah air dari KRI Rigel dan ROV kapal MV Swift Rescue dari Singapura, ​​bangkai kapal selam tersebut terbelah menjadi tiga bagian.

Atas peristiwa tragis itu, seluruh awak KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. (**)

Baca Juga:  Jelang Ramadhan 2022, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Sembako Aman